Jepada Media ini, Mohammad Munir menyampaikan keputusannya dan berjanji akan melanjutkan demo ke PT. Djarum yang sempat ditundanya tersebut. Ia juga menegaskan akan terus mencari informasi siapa dalang telah memperjualbelikan rencana aksi demo sebelumnya itu.

Sementara melalui pesan WhatsApp-nya, Kanit Ekonomi Polres Pamekasan IPDA Fajri menyampaikan dan meminta agar terkait persoalan tersebut dikonfirmasi langsung ke PT Djarum.

"Pak saran: Alangkah baiknya konfirmasi langsung ke pihak Djarum supaya jelas faktanya," pintanya.

Selain itu IPDA Fajri mengatakan, bahwasanya karena rencana aksi demo itu didua lokasi, akhirnya pihaknya mengkomunikasikan dengan pihak Djarum. Dan ia mengungkapkan, kalau pihak Djarum waktu itu menyatakan aksi tidak jadi karena katanya sudah ada yang memediasi.

"Kemudian ya tak sampaikan kepada Korlap kalau sudah ada yang memediasi, selebihnya saya tidak tahu. Yang jelas kami tidak ada kepentingan disitu," tegasnya.