"Kemarin ini kenapa sempat mundur, karena cuaca yang kurang memungkinkan, jadi para petani tidak tanam tembakau seperti biasanya," paparnya.

Pihaknya berharap, agar musim panen tembakau tahun ini dapat terserap keseluruhan oleh pabrikan.

"Usaha kita sudah dari tahun kemarin agar tembakau kita bisa terserap semua. Kita juga sudah memfasilitasi ke PT. Djarum di Kabupaten Pamekasan. Kita imbau kepada para petani agar bisa langsung menjual ke pabrikan bukan lewat bandul," imbaunya.

Masalah harga tembakau, pihaknya belum bisa memastikan kesetabilan dari tahun ke tahun. Sebab, yang menjadi nilai tertinggi harga jual adalah kualitas tembakau itu sendiri.

"Tembakau itu kan memiliki harga bebas, jadi kita tidak bisa menentukan harga berapa untuk lakunya si tembakau itu sendiri, biar harga pasar yang menentukan. Tapi kita tetap bertahan dengan kualitas, meski harga dipasrahkan kepada pabrikan," ujarnya.