"Sekitar 2 hingga 3 bulanan baru tembakau dikirim ke gudang, tidak menutup kemungkinan begitu. Seminggu sebelumnya biasanya para petani memberitahukan ke perijinan dulu," katanya.

Dia menyebutkan, jika gudang tembakau yang sudah melakukan koordinasi untuk membuka pembelian hanya satu pabrikan, diantara banyak gudang tembakau yang ada di Sumenep.

"Kalau tembusannya ke Dispertahortbun hanya satu gudang. Tapi kalau yang sudah masuk ke perijinan juga sudah ada satu gudang lagi," terangnya.

Menurutnya, meski masa pandemi Covid-19 belum berakhir, pihaknya menilai, kesadaran para petani sudah mulai terbangun, yaitu dalam proses musim tanam tembakau dan musim panen hingga penjualan ke pabrikan.