"Karena melihat adik saya itu, saya langsung lapor ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kota," terangnya, saat dikonfirmasi MaduraPost di kediamannya, Rabu (7/7).
Ilyas pun bercerita, keseharian ibu dan adiknya itu memang selalu berada di rumah. Sebab, dengan kondisi ibunya yang sudah berusia lanjut dan sakit-sakitan, membuat sang ibu harus lebih banyak beristirahat di rumah. Sementara adiknya, tengah mengidap penyakit depresi, kondisi itu di alami adik Ilyas sudah bertahun-tahun sejak Hasaniyah mengalami kebutaan alias tidak bisa melihat.
Sebelum keduanya diketahui meninggal dunia, lanjut Ilyas bercerita, sang ibu sempat dibawa ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) setempat untuk berobat, dan adiknya hanya melakukan kegiatan ringan tanpa menunjukkan kelakuan aneh yang membuatnya malah meninggal pula.
"Kalau ibu, empat hari lalu, mengalami pusing-pusing karena tekanan darah turun. Sempat saya antar ke Puskesmas untuk periksa. Kalau adik saya itu memang sudah depresi cukup lama. Tapi kalau ibu sudah tua," cerita Ilyas, saudara kedua Hasaniyah ini.