Polisi berikut tim medis lengkap menggunakan alat pelindung diri (APD) langsung membawa kedua jenasah itu ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Selanjutnya, akan dilakukan pengecekan jenasah di rumah sakit sebelum akhirnya dikebumikan.
"Jenasah kita bawa ke rumah sakit. Keluarga jenasah tadi menyampaiakan bahwa tidak mau di autopsi, karena melihat riwayat ibu korban sudah berumur lanjut, dan saudaranya mengalami depresi sejak lama, ditambah tidak bisa melihat," pungkasnya.
Polisi belum bisa memastikan secara pasti penyebab kematian ibu dan anak tersebut. Namun, hasil olah TKP polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap kedua korban.