"Ini tidak hanya kami yang melaporkan di Sumenep, tapi juga seluruh Nusantara akan melakukan yang serupa, yakni pengaduan ke Kepolisian setempat, masing-masing di daerahnya," jelasnya.

Supyadi pun mengaku, bahwa persoalan serupa telah terjadi selama tiga kali dan menimpa Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo. Sebab itu, kata dia, langkah terbaik adalah melaporkannya sebagai efek jera.

"Ini sudah yang ketiga kalinya, alhamdulillah yang pertama dan kedua sudah tertangkap, mudah-mudahan yang terakhir nanti cepat tertangani dan terlacak, semoga bisa tertangkap juga," tegasnya.

Sementara itu, Mawardi, ketua Sumenep" class="inline-tag-link">IKSASS rayon Sumenep mengungkapkan, bahwa pelaporan tersebut dilakukan sebagai bentuk panggilan moral sebagai IKSASS Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo.