Rencana menghabisi nyawa korban muncul ketika sang ibu meminta WG mengambil uang kepada korban untuk memperbaiki motornya yang rusak.
Akhirnya korban (Sufwat) bertemu dengan WG yang saat itu sendirian dilokasi yang telah ditentukan, yaitu di Indomart Jalan Raya Rombasan Arosbaya.
Setelah sempat berbincang sekitar 30 Menit, kemudian datang S (Inisial) yang merupakan Sepupu WG dengan seorang temannya.
"S membawa sajam jenis samurai, dan temannya membawa batu," Kata Agus.
"S membacokkan samurai sebanyak 2 kali ke arah tubuh Sufwat hingga korban terjatuh, Disusul sabetan celurit sebanyak lima kali dari tersangka WG yang mengarah ke perut korban,” papar Agus.