Untuk mengetahui kelalaian yang mana, lanjut Marzali, apakah setelah diperbaiki jalan itu akan normal seperti semula atau apakah akan tambah rusak.
"Jadi seperti penyedia jasa tidak bisa semena-mena mengatakan "wah ini masa pemeliharaan", ya semua orang tahu proyek tersebut ada pemeliharaan. Tapi kalau itu memang kesalahan dari konsultan perencana, pengawasan dan sebagainya, maka mohon maaf, bahasa pemeliharaan itu jangan dipakai," lanjutnya.
Oleh karena itu, ia menegaskan, kalau dari beberapa bukti atau data yang dimilikinya, dirinya akan segera berkoordinasi dengan pihak Inspektorat dan akan segera melaporkannya ke pihak penegak hukum.
Sementara itu, melalui hubungan telepon seluler dan via WhatsApp-nya, salah seorang dari pemilik realisasi hotmix tersebut menuturkan, kalau sebenarnya pemilik proyek itu adalah Ketua Partai Gerindra Cabang Sampang H. Thalib.