PAMEKASAN, MaduraPost - Usai diguyur hujan selama 2 jam lebih, gerbang masuk Desa Montok, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kebanjiran.

Bukan tanpa alasan banjir melanda kawasan ini, sebab disebelah kanan kiri jalan terbentang luas sawah milik warga.

Sehingga, saat musim penghujan datang, apalagi lama hujan terguyur, tak lepas disepanjang jalan setapak Desa tersebut hingga jalan raya terendam banjir.

Banjir sendiri merupakan kiriman dari luapan air di area sawah yang sudah tak bisa menahan bendungan. Akibatnya, pemerintah setempat memberikan rambu-rambu atau plang 'Rawan Banjir'.

Biasanya, genangan air hingga banjir setinggi lutut orang dewasa sering terjadi di kawasan ini. Tak ayal, jika setiap tahun warga setempat sudah terbiasa merasakan banjir yang sering mematikan cocok tanam para petani, seperti padi dan tembakau.