"Jelas kami kecewa mas, pekerjaannya buruk, lihat saja batunya, itu kan hanya batu kapur, harusnya itu menggunakan batu gunung, pokoknya pekerjaan ini ngawur," ujarnya kepada Wartawan MaduraPost, Senin (09/11/2020).

MH meminta dengan tegas, agar pengerjaan pada proyek tersebut sebaiknya dihentikan saja.

"Ya kami meminta agar pekerjaan ini lebih baik dihentikan saja, percuma kalau kerjanya seperti itu, buang-buang uang negara saja kan," pintanya.

Ketua LSM Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) Pamekasan Solehoddin Sambay menilai, realisasi proyek tersebut hanya menguntungkan pihak kontraktor, sementara melihat kualitas pekerjaan itu diduga tidak sesuai RAB dan spesifikasi.