SAMPANG, MaduraPost - Parap petaniyang memiliki kartu tani di Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, mengeluhkan harga pupuk subsidi yang dijual lebih mahal ketimbang non subsidi.

Kartu Tani yang dimiliki oleh petani tidak menjamin akan mendapatkan pupuk dengan mudah dan murah. Termasuk di Kios atau di Kelompok Tani pupuk subsidi sagat sulit.

NM (Inisial) salah seorang petani mengatakan, di Desa Patarongan ada toko yang bukan kios resmi namun secara bebas menjual pupuk bersubsidi diatas harga eceren tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Pupuk bersubsidi itu harusnya di distribusikan ke kelompok tani bukan ke pedagang. Tapi kenapa di sini kok ditimbun di pedagang," katanya, Sabtu (24/10/2020).

Menurutnya, bahwa harga pupuk yang dijual di toko bukan kios resmi itu dijual dengan harga yang tinggi. Sejumlah petani lainnya pun mengaku kesulitan memperoleh pupuk walau sudah menyiapkan kartu tani.