NASIONAL, Madurapost.net - Kasus ujaran kebencian melalui media sosial Facebook terhadap beberapa ulama dan pesantren di Madura dalam beberapa bulan terahir marak terjadi.

Hal tersebut mengundang reaksi keras dari politisi muda Slamat Ariyadi selaku anggota DPR RI dari Dapil Jatim XI Madura.

Slamet yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren merasa terpukul dengan adanya kasus ujaran kebencian yang menyasar Ulama dan Pondok Pesantren yang ada di Madura.

Sebagai pejabat Negara, Slamet meminta aparat penegak hukum untuk bekerja extraordinary menyelesaikan persoalan tersebut. Karena bagi masyarakat Madura, Ulama dan Pesantren adalah harga diri yang harus dibela sekalipun harus mengorbankan nyawa.

"Agar tidak terjadi chaos, Solusi terbaik adalah memasrahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum, dan Polisi harus bekerja maksimal menuntaskan kasus kasus tersebut," Kata Slamet.