“Tidak sedikit orang tua santri yang harus mengeluarkan biaya cukup besar hanya untuk ongkos perjalanan. Kebijakan ini tentu sangat membantu dan patut diapresiasi,” lanjutnya.

Lebih jauh, H. Hosnan menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program tersebut agar manfaatnya tidak bersifat sementara, melainkan bisa dirasakan secara berkelanjutan.

“Kami di DPRD, khususnya Fraksi PDI Perjuangan, akan terus mendorong agar program seperti ini tetap berlanjut dan bahkan ditingkatkan,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat yang berasal dari wilayah kepulauan, ia berharap kebijakan ini mampu memacu motivasi belajar para santri sekaligus mengokohkan citra Sumenep sebagai daerah religius yang lekat dengan tradisi pesantren.

“Santri adalah aset masa depan daerah. Dengan kemudahan akses seperti ini, kita berharap mereka semakin fokus belajar dan kelak kembali membangun Sumenep,” pungkasnya.