Penggunaan kendaraan listrik, khususnya mobil listrik, juga mulai diperkenalkan secara bertahap sebagai bagian dari transformasi menuju sistem transportasi yang hemat energi dan berkelanjutan.

Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, bahwa kebijakan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program efisiensi energi secara nasional, sekaligus menekan ketergantungan terhadap BBM.

“Langkah ini tidak hanya soal penghematan energi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup,” kata Bupati Fauzi, Rabu (26/3).

Melalui kebijakan ini, pemerintah daerah berharap muncul dampak positif yang luas, mulai dari membaiknya kualitas udara, tumbuhnya pola hidup sehat di kalangan ASN, hingga menjadi referensi bagi daerah lain dalam mengimplementasikan kebijakan hemat energi.