Namun, saat dikonfirmasi MaduraPost, yang bersangkutan membantah tudingan tersebut. Ia meminta agar klarifikasi dilakukan melalui pesan WhatsApp dan menolak wawancara via telepon.
“Waalaikumsalam, bisa dicek dan dipastikan bahwa mitra dapur yang dituduhkan itu bukan saya mas. Lagian ini nama saya juga salah," kata Bhagas dalam pesan singkat WhatsAppnya pada MaduraPost, Rabu (3/3) sore.
Ketika media ini mencoba meminta hak jawab lebih lanjut, ia memilih tidak memberikan pernyataan tambahan.
“Tidak usah, biar tidak repot,” tulisnya singkat.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya menyatakan bahwa proses seleksi dan verifikasi dapur MBG dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan administratif dan teknis. Lembaga tersebut juga membantah adanya penguasaan dapur oleh anggota legislatif.