“Hal seperti ini nyata terjadi di masyarakat. Tapi oleh oknum analis dianggap tidak realistis,” tambahnya.
Pengembang berharap direksi BTN segera mengevaluasi sistem dan kualitas sumber daya manusia di bagian analisis kredit.
Menurut mereka, jika kondisi ini terus berlanjut, bukan hanya merugikan pengembang dan konsumen, tetapi juga berpotensi menghambat pencapaian target Program 3 Juta Rumah.***