SUMENEP, MaduraPost - Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden dinilai masih menghadapi hambatan serius di lapangan.

Salah satunya dialami Firda, warga Desa Kolor, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)-nya sempat disetujui namun akhirnya kandas di tingkat manajemen bank.

Firda mengajukan pembiayaan KPR melalui Bank BNI KCP Prenduan. Berdasarkan keterangan pihak pengembang, sejak awal proses pengajuan dinyatakan oke oleh pihak sales, analis kredit, hingga penyelia bank.

Bahkan, pihak bank secara aktif menanyakan progres pembangunan rumah kepada developer agar proses akad bisa segera dilakukan.

“Dari awal semua dinyatakan aman. Sales, analis, dan penyelia sudah menyetujui. Kami bahkan diminta mempercepat pembangunan supaya cepat akad,” ujar Nanda Wirya Laksana, pemilik Perumahan Bukit Damai, Jumat (9/1) siang.