SUMENEP, MaduraPost - Polemik dugaan intimidasi dalam penyaluran bantuan sosial di Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menguat.
Setelah voice note yang berisi ancaman agar warga mencairkan bantuan di agen tertentu viral, kini muncul pengakuan tambahan dari warga setempat mengenai praktik pemotongan bantuan yang disebut sudah berlangsung lama.
Warga berinisial I, menyatakan kecewa dan menilai situasi ini mencoreng pelayanan publik di tingkat desa.
“Jujur kami sebagai masyarakat kecewa jika itu terjadi. Ini memalukan, apalagi sampai ada dugaan intimidasi,” kata I saat dikonfirmasi MaduraPost, Sabtu (8/11).
Ia menyebut bahwa praktik pemotongan dana bantuan bukan hal baru bagi sebagian warga.