Ia menyebut, setiap kepala desa mengeluarkan biaya mandiri sekitar Rp10 juta untuk transportasi, akomodasi, dan keperluan selama kegiatan.

“Intinya segala keperluan selama kegiatan berlangsung di IKN ini,” tegasnya.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan sejumlah pejabat kementerian.

Dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Bupati Sumenep dengan Kemenkop RI terkait akselerasi Koperasi Merah Putih. Sementara materi kegiatan meliputi Merdeka Melayani, Desa Mandiri & Koperasi Merah Putih, Good Governance dan kolaborasi lintas daerah, Infrastruktur hijau & ketahanan pangan.

Lalu, kunjungan studi tiru ke Desa Tengin Baru (inovasi layanan publik), Desa Sukaraja (pengelolaan emisi karbon), Desa Sidorejo (juara lomba desa tingkat Kaltim 2025), Kunjungan ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kunjungan ke Pemda Penajam Paser Utara, dan terakhir Family gathering di Kota Samarinda.