Menurutnya, perpustakaan menjadi fondasi penting bagi ITS untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang paham teknologi dan sadar energi.

Ia menilai, tanpa penguasaan literasi yang kuat, pengembangan sektor migas dan energi di Indonesia akan sulit berkelanjutan.

“Semua inovasi di bidang energi berawal dari pengetahuan. Maka dari itu, literasi harus diperkuat agar mahasiswa dan masyarakat memahami arah riset energi nasional,” tambahnya.

Selain koleksi literatur migas, perpustakaan ITS juga menyediakan ruang digital interaktif.