SUMENEP, MaduraPost - Kejanggalan baru muncul dalam kasus dugaan korupsi kerja sama mesin Electronic Data Capture (EDC) Bank Jatim Cabang Sumenep, Madura.

Kuasa hukum Mohammad Fajar Satria, pemilik Bang Alief, menyoroti perbedaan mencolok antara wajah Maya Puspitasari dalam surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diterbitkan Polres Sumenep dengan foto asli Maya saat masih berstatus tersangka aktif di Bank Jatim.

“Kalau kita lihat, wajah pada pamflet DPO dan foto saat ditetapkan tersangka itu jelas berbeda. Lalu, siapa sebenarnya orang yang dicari? Ini masalah serius karena berkaitan dengan validitas data kepolisian,” ujar Kamarullah, kuasa hukum Bang Alief dari LBH Achmad Madani Putra dan Rekan-rekan, Rabu (29/10).

Menurutnya, perbedaan identitas visual itu memperlihatkan ketidakcermatan penyidik Polres Sumenep dalam menangani kasus besar yang melibatkan institusi perbankan daerah.

“Kalau sampai foto orang yang ditetapkan sebagai DPO tidak sama, berarti ada persoalan dalam proses administrasi penyidikan. Ini bukan sekadar salah unggah, tapi bisa berdampak hukum,” tegasnya.