Keluarga korban telah melapor ke Bangkalan" class="inline-tag-link">Polres Bangkalan pada 26 Juli 2025, namun hingga kini belum ada perkembangan berarti.

“Kami melapor karena marah dan ingin ada keadilan. Tapi sampai sekarang belum jelas, pelakunya masih bebas,” tambah Nasuri.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan, Ambar Pramudya Wardani, mengecam keras tindakan keji tersebut dan meminta aparat penegak hukum untuk bertindak cepat serta tegas.

“Saya sangat prihatin dan ikut merasakan duka mendalam bagi keluarga korban. Ini kejahatan yang tidak bisa ditoleransi. Pelaku harus segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” tegas Ambar.