Jika dihitung kasar, angka dugaan bancakan bisa menembus Rp739 juta, bahkan disebut-sebut mendekati Rp1 miliar jika termasuk sponsor dari SKK Migas, RSUD dr. H. Moh. Anwar, dan BPRS Bhakti Sumekar.

Sugeng Membantah: "Hoaks Semua Itu"

Sugeng saat diwawancara MaduraPost membantah keras tuduhan tersebut. Menurutnya, rumor yang berkembang hanyalah manipulasi informasi. Ia menegaskan, dirinya hanya pelaksana event MCF dan pameran pembangunan.

“Tidak benar kalau saya disebut mengendalikan semua. Event itu ada panitia masing-masing. Saya hanya pegang Madura Kultur dan pameran. Festival tembakau, festival batik, sweet model, semua ada panitia sendiri,” tegas Sugeng, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (12/9) siang.

Terkait tudingan dana iuran rokok yang ditransfer ke rekening pribadinya, Sugeng menyebutnya fitnah. Menurut dia, justru paguyuban sendiri yang menanggung biaya orkes, panggung, hingga tenda.