Dari hasil rangkuman MaduraPost, sedikitnya ada tiga sumber dana yang dipertanyakan dalam hajatan budaya tersebut:

1. APBD Sumenep 2025 – Pemerintah mengalokasikan Rp310 juta untuk enam rangkaian kegiatan, di mana Rp200 juta di antaranya untuk MCF.

2. Jual-beli stand – Disebut-sebut dikendalikan Sugeng, dengan tarif mulai Rp800 ribu hingga Rp3 juta. Jika 146 stand terisi penuh, potensi dana mencapai Rp219 juta.

3. Iuran Paguyuban Rokok – Setiap pabrik rokok diminta Rp3 juta. Bila benar 70 pabrik ikut, nilainya bisa Rp210 juta. Meski pada akhirnya hanya Rp40 juta yang masuk, dana itu diduga mengalir langsung ke rekening Sugeng.