SUMENEP, MaduraPost – Audiensi antara Sumenep" class="inline-tag-link">Aliansi Masyarakat Sumenep (AMS) dengan DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diwarnai ketegangan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di lantai II kantor dewan, Selasa (2/9/2025) siang, mahasiswa meminta 16 anggota DPRD yang hadir meninggalkan ruangan.

Koordinator AMS, Ardianta Alzi Candra menegaskan, bahwa pihaknya hanya ingin berdialog langsung dengan empat pimpinan DPRD Sumenep.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, dipersilahkan anggota yang lain keluar, yang kami butuhkan 4 pimpinan DPRD Sumenep,” kata Ardi di hadapan forum, Selasa (2/9).

Permintaan tersebut sempat ditanggapi Wakil Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep, Indra Wahyudi, yang menanyakan asal mahasiswa.