SUMENEP, MaduraPost - Program Cha-Ching Curriculum, hasil kemitraan antara Kementerian Pendidikan dan Prestasi Junior Indonesia, kembali hadir di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada tahun 2025.
Kegiatan ini difokuskan untuk menumbuhkan pemahaman dasar mengenai literasi keuangan kepada siswa sekolah dasar, dengan metode pelatihan guru sekaligus melibatkan orang tua.
Kepala Bidang Pembinaan SD Sumenep" class="inline-tag-link">Dinas Pendidikan Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi menyampaikan, bahwa program ini sudah lebih dulu diperkenalkan di Sumenep pada 2024 dan kini cakupannya semakin luas.
“Jika tahun lalu Cha-Ching hanya diikuti 120 guru dari 89 sekolah dengan jumlah 2.704 siswa, maka tahun ini meningkat cukup signifikan. Ada 168 guru dari 136 sekolah yang terlibat, dengan total 3.525 siswa penerima manfaat,” jelas Ardiansyah, Minggu (18/8).
Ia menambahkan, kurikulum Cha-Ching berfokus pada empat pilar utama literasi keuangan, yakni bagaimana cara mendapatkan penghasilan secara benar, pentingnya menabung, membelanjakan uang sesuai kebutuhan, serta membiasakan berbagi kepada sesama.