Seiring dengan naiknya status rumah sakit menjadi Tipe B, dr. Erliyati menegaskan bahwa tanggung jawab mereka pun semakin besar.
“Status baru ini adalah amanah yang mendorong kami untuk memperluas jangkauan pelayanan sesuai standar nasional. Rumah sakit harus jadi tempat untuk sembuh secara utuh, bukan sekadar tempat mengobati penyakit,” tambahnya.
Dengan semangat melayani yang menyentuh sisi kemanusiaan dan profesionalitas yang tinggi, Poli Fisioterapi RSUDMA Sumenep kini menjadi teladan layanan kesehatan yang menyentuh hati.***