“Kami ingin membangun sistem yang berkelanjutan, di mana anak-anak daerah bisa kembali dan mengabdi di tanah kelahirannya. Mereka adalah masa depan RS Abuya,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa investasi di sektor kesehatan tak cukup hanya dengan membangun fasilitas. Yang terpenting adalah menyiapkan SDM unggul yang siap mengabdi.

“Mengirim mereka belajar adalah investasi masa depan. Suatu hari, merekalah yang akan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di kepulauan,” pungkasnya.***