Ia juga mendorong pemuda agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi turut aktif dalam berbagai kegiatan, seperti menggunakan hak pilih, terlibat dalam musyawarah di tingkat desa atau kelurahan, serta ikut mengawasi jalannya pemerintahan agar tetap transparan dan bertanggung jawab.

Tak hanya penyampaian materi, sosialisasi ini juga dibalut dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Antusiasme peserta terlihat tinggi, dengan banyaknya pertanyaan dan pandangan kritis yang disampaikan.

Kegiatan ini membuktikan bahwa program Sosialisasi Empat Pilar yang digagas MH. Said Abdullah mampu menarik perhatian dan minat generasi muda, sekaligus menjadi ruang dialog yang membangun kesadaran kebangsaan secara kolektif.***