Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menyampaikan bahwa optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih menjadi agenda utama yang perlu diprioritaskan.

Ia menekankan agar langkah-langkah peningkatan PAD tidak menambah beban ekonomi masyarakat.

“Fokus peningkatan PAD tetap harus dijalankan, tetapi bukan berarti masyarakat dijadikan sasaran pajak yang membebani. Pemerintah harus mampu mengeksplorasi potensi daerah secara bijak dan tidak semata-mata mengandalkan pungutan yang memberatkan rakyat,” kata H. Zainal Arifin dalam rapat paripurna yang membahas laporan Badan Anggaran, Senin (2/6).

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya atas pertumbuhan PAD yang naik 1,84% dibandingkan tahun sebelumnya.