SUMENEP, MaduraPost – Nelayan di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali mengeluhkan maraknya kapal penangkap ikan dari luar daerah yang diduga masih menggunakan alat tangkap jenis cantrang.
Aktivitas tersebut dinilai mengancam kelestarian laut dan menggerus mata pencaharian nelayan lokal.
Ketua Kelompok Nelayan Masalembu (KNM), Rendy Ansah, mengungkapkan bahwa dirinya menyaksikan langsung satu kapal yang diduga menggunakan cantrang saat memancing pada Jumat, 16 Mei 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapal tersebut terlihat beroperasi di sekitar 19 mil selatan Pulau Masalembu, tak jauh dari rumpon milik nelayan setempat.
“Ini sangat meresahkan. Cantrang jelas-jelas merusak ekosistem laut dan menjadi ancaman bagi nelayan kecil yang menggantungkan hidup dari laut,” ujar Rendy, Minggu (18/5).