SUMENEP, MaduraPost – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, selama tiga hari berturut-turut kembali menimbulkan banjir yang mengancam keselamatan warga, terutama yang bermukim di tepi aliran sungai.
Kepala Desa Kebonagung, Kecamatan Kota, Sumenep, Bustanul Affa, menyampaikan keprihatinannya terhadap persoalan tahunan ini yang terus berulang tanpa ada penanganan serius dari instansi terkait.
Pria yang akrab disapa Tano ini mengatakan, bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Sejak awal hujan turun, pemerintah desa langsung mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap resiko banjir dan tanah longsor.
Imbauan tersebut disampaikan melalui grup WhatsApp RT/RW sebagai sarana komunikasi cepat antarwarga dan pemerintah desa.
“Kami langsung kirimkan peringatan di grup WA RT/RW ketika hujan mulai turun. Tujuannya agar masyarakat bisa siaga. Tapi kenyataannya, masalah ini terus berulang dari tahun ke tahun tanpa solusi yang jelas,” ujar Tano pada wartawan, Selasa (13/5) sore.