Dia juga menyebutkan, bahwa antusiasme peserta luar biasa. Lebih dari 140 orang telah mendaftar, tidak hanya dari wilayah Madura tetapi juga dari berbagai kota besar di Jawa Timur seperti Madiun, Kediri, Malang, dan Pasuruan. Bahkan, beberapa peserta berasal dari luar Pulau Jawa, yakni Kalimantan dan Bali.
Event ini tidak hanya fokus pada tantangan medan yang ekstrem, tetapi juga mengusung nilai sosial. Panitia telah menyusun agenda bakti sosial berupa penyaluran santunan untuk anak-anak yatim yang tinggal di sekitar rute yang akan dilalui para peserta.
“Kegiatan ini juga kami isi dengan kegiatan sosial berupa pemberian bantuan kepada anak-anak yatim yang tinggal di sepanjang jalur event,” kata Agus Brenk.
Sementara bagi panitia, ini adalah bentuk nyata kepedulian komunitas trail terhadap masyarakat sekitar sekaligus bagian dari semangat berbagi yang menjadi ruh acara ini.