Sejumlah isu strategis yang diangkat meliputi penguatan sektor agrikultur dan kelautan, pembangunan infrastruktur antarwilayah, penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta mitigasi dampak perubahan iklim.
Arif menegaskan pentingnya keterlibatan publik dalam setiap tahapan, mulai dari forum lintas OPD hingga Musrenbang RPJMD. Ia juga memastikan dokumen ini disusun secara terintegrasi dengan RKPD, Renstra OPD, dan dokumen perencanaan lainnya melalui tim teknis lintas sektor.
“RPJMD ini bukan hanya milik pemerintah, tapi seluruh masyarakat Sumenep. Dengan perencanaan yang kuat dan inklusif, kita menyiapkan masa depan yang lebih adaptif dan responsif,” pungkasnya.***