“Berdasarkan pengakuan Bunahwi, itu pencatutan. Karena beliau mengaku tidak pernah memberikan kuasa kepada siapa pun,” ujarnya.
Meski sudah ada pertemuan antara PLN, Jailani, dan Bunahwi, hasil dari pertemuan tersebut belum bisa disampaikan ke publik.
“Ditunggu saja hasilnya,” kata Pangky, yang lagi-lagi menghindari kepastian.
Sementara itu, Bunahwi, mengaku terkejut ketika mengetahui namanya tercantum dalam surat kuasa yang dibuat tanpa sepengetahuannya.
“Saya benar-benar kaget ketika tahu ada surat kuasa pakai nama saya di Sumenep" class="inline-tag-link">PLN Sumenep, padahal saya nggak pernah bikin kuasa apapun,” ungkapnya saat dihubungi awak media.