Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">DKPP Sumenep, Chainur Rasyid menegaskan, bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di sektor pertanian lokal.

“Kami sedang mendorong perubahan besar dalam cara bertani. Petani kita sudah mulai memasuki era teknologi dengan memanfaatkan alat modern seperti mesin dan drone. Ini adalah bukti kesiapan mereka menyongsong pertanian masa depan,” kata Chainur, Rabu (23/4).

Drone yang dioperasikan dalam kegiatan ini memiliki kapasitas hingga 20 kilogram pupuk dan mampu menjangkau lahan seluas satu hektare dalam satu kali terbang.

Tak hanya itu, perangkat ini terintegrasi dengan aplikasi pertanian digital Maxxi Tani yang memungkinkan penyebaran pupuk menjadi lebih presisi, hemat sumber daya, dan ramah lingkungan.