Ia juga mengingatkan bahwa meski hanya satu kasus, dampaknya bisa sangat luas.
“Jangan anggap remeh. Kepercayaan publik bisa rusak karena satu insiden saja. Kami ingin melihat tindakan nyata dari pihak kepolisian,” tegasnya.
Sebagai catatan, sepanjang Maret hingga April 2025, tercatat tiga insiden serius yang melibatkan jurnalis. Dua di antaranya bahkan berujung pada kematian.
Kasus pertama menimpa Juwita (23), wartawati Newsway.co.id, yang ditemukan tak bernyawa di Jalan Gunung Kupang, Banjarbaru, pada 22 Maret 2025.