Kendati demikian, Miko memastikan bahwa meskipun terjadi efisiensi, tidak ada pembatasan dalam kerja sama dengan media.

“Meskipun ada pemangkasan anggaran, tidak ada pembatasan langganan media,” ucapnya.

Namun, ia juga menegaskan, bahwa finalisasi anggaran publikasi di Kominfo Sumenep masih menunggu keputusan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melalui Badan Anggaran (Banggar) serta penetapan dalam APBN.

“Kita masih menunggu penetapan dari Dewan atau Banggar serta APBN,” pungkasnya.

Sementara itu, media yang selama ini mengandalkan anggaran publikasi dari Kominfo masih menunggu kepastian.