“Untuk penyetoran berkas publikasi jangan dulu, Mas. Soalnya, belum ada keputusan dari pimpinan,” tegasnya.
Menurutnya, ketidakpastian ini terjadi karena alokasi anggaran publikasi yang seharusnya digunakan oleh Kominfo belum mendapatkan kejelasan final.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, anggaran publikasi mengalami penurunan signifikan.
"Tahun 2024, anggaran publikasi mencapai Rp2,85 miliar. Namun, tahun 2025 ini hanya Rp2,1 miliar," ungkapnya.