Selain itu, anggaran untuk konsumsi, kegiatan di hotel, dan belanja lainnya juga mengalami pengurangan.
"Kebijakan ini berasal dari pemerintah pusat, mungkin ada program lain yang akan menutupi dampak dari efisiensi ini," tambahnya.
Meskipun banyak sektor mengalami pemangkasan anggaran, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak terdampak karena memiliki sumber anggaran yang berbeda.
Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menjelaskan, bahwa efisiensi ini difokuskan pada kegiatan yang dianggap kurang esensial dan tidak memiliki dampak langsung pada masyarakat.