SUMENEP, MaduraPost - Persiapan kontingen Sumenep untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan digelar di Malang Raya dalam beberapa bulan mendatang menghadapi kendala serius.
Hingga kini, tarik ulur anggaran antara Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) dengan Badan Anggaran (Banggar) Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep belum mencapai kesepakatan, yang berimbas pada dukungan bagi para atlet.
Akibat ketidakjelasan anggaran ini, atlet-atlet yang seharusnya mendapatkan fasilitas dan pemusatan latihan terpaksa berlatih secara mandiri tanpa dukungan maksimal. Seorang atlet yang tidak ingin disebutkan namanya mengeluhkan kondisi ini.
"Kami tidak mendapatkan pemusatan latihan sama sekali. Semua latihan dilakukan secara mandiri tanpa fasilitas yang memadai," ungkap atlet tersebut, sebut saja Toni, pada wartawan, Rabu (26/2).
Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh Iksan, hingga saat ini belum memberikan klarifikasi terkait kejelasan anggaran tersebut, meskipun telah beberapa kali dihubungi oleh media.