SUMENEP, MaduraPost – Kehadiran jaringan restoran Mie Gacoan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memunculkan kekhawatiran bagi pelaku usaha kecil di sektor kuliner, seperti penjual mi ayam, bakso, dan warung makan tradisional.

Para pedagang lokal menghadapi tantangan berat dalam mempertahankan usaha mereka di tengah persaingan yang semakin ketat.

Ekspansi besar-besaran Mie Gacoan ke berbagai daerah, termasuk Sumenep, menimbulkan polemik karena dianggap mengancam keberlangsungan UMKM lokal.

"Perusahaan besar tentu memiliki modal yang kuat untuk promosi, harga lebih murah karena produksi dalam skala besar, serta strategi pemasaran yang agresif berbasis media sosial," ujar Andi Irawan, seorang aktivis di Sumenep pada wartawan, Kamis (13/2).

Sementara itu, menurutnya, pelaku UMKM lokal kesulitan untuk bersaing karena keterbatasan modal dan jaringan distribusi yang lebih kecil.