"Di Kecamatan Dungkek, hanya sebagian kecil kasus bandar narkoba yang berhasil diungkap. Penanganannya sangat lamban. Kalau begini terus, bagaimana mungkin kita bisa menghentikan peredaran narkoba di Sumenep?" ujarnya pada Selasa, 28 Januari 2025.

Masdawi juga mempertanyakan alasan yang sering digunakan kepolisian bahwa Riyanto sulit dilacak.

Baginya, hal ini bukan alasan yang dapat diterima dan justru menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem kerja aparat kepolisian.

"Kalau polisi terus-menerus bilang bandar itu licin, mungkin justru mereka yang harus dievaluasi. Kita butuh aparat yang serius dan profesional," tegasnya.