Widiarti menegaskan, bahwa Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep tidak sembarangan dalam mengambil tindakan.

Pihaknya mengedepankan pendekatan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk keluarga dan tokoh masyarakat, untuk mempermudah proses penangkapan Riyanto.

“Intinya, kita memiliki tim internal dan tidak sembarangan menangkap orang. Makanya kita bilang, kita sedang melakukan pendekatan kepada sejumlah pihak meliputi keluarga dan tokoh masyarakat,” tambahnya.

Namun, di balik upaya tersebut, Riyanto disebut sebagai pelaku yang sulit ditangkap karena kerap berpindah-pindah lokasi.