SUMENEP, MaduraPostSumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah menjadi sorotan tajam atas lambannya penanganan kasus Riyanto, seorang buronan bandar narkoba yang hingga kini belum berhasil ditangkap.

Riyanto, yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), disebut-sebut licin dan terus berpindah tempat, membuat proses penangkapan semakin sulit.

Plt Kasi Humas Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep, AKP Widiarti S, memberikan penjelasan terkait situasi ini.

Ia membantah tudingan bahwa pihaknya lamban dalam menangani kasus tersebut. Menurutnya, segala langkah yang dilakukan telah mengikuti prosedur yang ada.

“Kalau masalah itu, bukan masalah lamban kita ini. Karena itu kita harus ngikutin prosedur. Kalau kita salah melakukan langkah, kita juga akan diperiksakan,” ujarnya pada wartawan, Kamis (23/1) siang.