“Ya, sudahlah, mungkin anggap saja saya sedekah ke kampus,” ungkapnya pasrah.
Sementara itu, Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, mengonfirmasi adanya kasus tersebut, namun ia menegaskan bahwa pihak kampus tidak bertanggung jawab atas permasalahan ini.
“Kasus ini terjadi pada tahun 2023. Sejak awal, saya sudah melarang adanya pembuatan seragam selain almamater kampus,” tegasnya, Jumat (10/1/2025) lalu, saat ditemui awak media.
Rahmad menjelaskan, bahwa baju PDH merupakan inisiatif mahasiswa melalui himpunan masing-masing program studi.
“Saya sudah menyampaikan dengan jelas di depan mahasiswa baru bahwa tidak perlu ada seragam lain karena mereka sudah diberi almamater,” imbuhnya.