"Kami sangat membutuhkan tambahan fasilitas, khususnya armada pemadam kebakaran," tambahnya.

Meski demikian, Widartono menyatakan, bahwa pihaknya akan terus mengusulkan penambahan armada kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, meskipun keputusan tersebut masih harus menunggu persetujuan.

Untuk mencegah terjadinya kebakaran lebih lanjut, Widartono berencana untuk melakukan sosialisasi dan simulasi di tingkat kecamatan, dengan fokus pada pencegahan kebakaran yang disebabkan oleh faktor seperti kompor gas.

Selain itu, Widartono juga mengungkapkan keterbatasan kewenangan yang dimiliki oleh Damkar, mengingat instansi ini hanya berada di bawah bidang Satpol PP Sumenep.

"Sejauh ini, hanya itu yang bisa kami lakukan. Selain armada yang terbatas, SDM kami juga sangat terbatas. Jadi, jika terjadi kebakaran di lokasi yang jauh, kami hanya bisa melakukan pendinginan," pungkasnya.***