SUMENEP, MaduraPost - Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengutus Abdussalam dan Zulkarnain Mahmud sebagai pimpinan dan sekretaris sidang dalam Konferensi Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Sumenep, yang digelar pada Minggu, 20 Oktober 2024, di Pondok Pesantren Putri 1 Al-Amien Prenduan, Kecamatan Pragaan.

Namun, kehadiran kedua wakil bendahara umum PP GP Ansor ini justru menimbulkan kontroversi yang berkepanjangan.

Setelah konferensi selesai, keputusan-keputusan yang diambil oleh Abdussalam dan Zulkarnain Mahmud mendapatkan kritik keras.

Mereka dianggap melanggar Peraturan Organisasi (PO) dan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) GP Ansor.

Ahmad Fawaid, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Lenteng, menyampaikan kekecewaannya tersebut.