Pihaknya mengklaim, dari kegaduhan yang ada telah terjadi sebuah kesalahpahaman dan muaranya dinilai sebagai miskomunikasi.

"Intinya ini ada miskomunikasi antara pihak bank dan pengembang. Jika ada kesalahan dari kami, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan pelayanan atau kesalahan memberikan pemahaman jasan dan lainnya, khususnya di Sumenep" class="inline-tag-link">KCP Sumenep" class="inline-tag-link">BTN Sumenep," papar Asep.

Dia hanya mengaku akan mengintrospeksi diri dengan kegaduhan yang telah ditimbulkan itu.

"Ke depan kita akan berkomunikasi lebih baik lagi. Intinya kita sudah sepakat tidak mengulas lagi soal itu, dan kami sudah memahami posisi kita masing-masing," katanya.

Dalam artian, Asep menepis segala pernyataan yang ditudingkan oleh Wirya tentang sejumlah dugaan kuat adanya skandal pengkreditan di BTN Kantor Cabang Bangkalan.