Fajarisman mengungkapkan, saat ini progres program tersebut masih proses verval data. Proses itu dilakukan langsung secara door-to-door kepada calon penerima beasiswa.

”Penerima beasiswa ini harus mahasiswa aktif, baik yang berkuliah di Kabupaten Sumenep maupun yang kuliah di luar Sumenep,” kata Fajar dalam keterangannya, Minggu (2/6).

Untuk memastikan aktif tidaknya mahasiswa calon penerima, saat ini lembaganya melakukan verval ke setiap perguruan tinggi. Dalam waktu dekat, proses vervalnya segera selesai dan direalisasikan.

”Pencairannya nanti sesuai dengan deadline harus selesai Juni 2024,” jelas Fajar.